Jumat, 19 Maret 2021

Mensos Risma Percepat Bansos Menjadi Maret 2021

 

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, sumber foto: Jawapos


Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan akan mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) yang semula akan diberikan pada April 2021 menjadi Maret 2021. Oleh karena itu, ia meminta bantuan pemerintah daerah untuk mencocokkan data Keluarga Penerima Manfaat. (KPM).


Risma ingin masyarakat yang berhak mendapat bantuan membelanjakannya untuk kebutuhan sehari-hari.


“Target untuk bulan April, kami akan serahkan pada bulan Maret, sehingga masyarakat bisa melakukan pembelanjaan sesegera mungkin. Dan seluruhnya itu kita gunakan uang elektronik atau penyalurannya melalui sistem non-tunai. Jadi semua lewat (bank) himbara dan Pos,” kata Risma dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/3/2021).


Sasaran penerima bansos belum sesuai setelah dilakukan evaluasi


Risma mengatakan, Kemensos telah menetapkan target program bansos. Target Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar 18,8 juta KPM, Program Keluarga Harapan (PKH) 10 juta KPM dan Bantuan Sosial Tunai (BST) 10 juta KPM.


Namun, selama beberapa bulan Kemensos melakukan perbaikan dan evaluasi data dengan daerah, bank penyalur, dan PT Pos Indonesia, hasilnya belum mencapai angka di atas.


“Untuk BPNT 13.228.513, kemudian untuk PKH 8.907.446, untuk Bansos Tunai keluarga pengurus penerima manfaat adalah 8.428.327. Kemudian, ini belum sesuai dengan karena ada beberapa daerah yang belum 100 persen memadankan data dengan data kependudukan,” kata Risma.


Kementerian Sosial mengupayakan data penerima bansos di 514 kabupaten / kota


Risma juga mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan data di 514 kabupaten / kota untuk daftar penerima bansos. Tim khusus untuk menjangkau daerah terpencil telah dikerahkan.


“Ada kurang lebih yang kita harus jemput perbaikan datanya, jadi kami menurunkan staf kerja sama dengan daerah. Kami menurunkan staf untuk mempercepat di 514 kabupaten/kota,” kata Risma.


Fokus Kementerian Sosial pada pendataan di daerah terpencil


Risma mengatakan, Kementerian Sosial saat ini memprioritaskan pendataan untuk daerah-daerah terpencil di Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Staf Kemensos bekerjasama dengan perguruan tinggi diturunkan agar data yang terkumpul valid dan benar.


“Kami ingin menyampaikan dari data kekurangan tadi maka akan kita penuhi tadi setelah rapat terbatas dengan Bapak Presiden dengan para menteri, bahwa kami diizinkan untuk memenuhi sesuai target,” jelasnya.

Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq

Previous Post
Next Post

0 komentar: