Senin, 01 Maret 2021

Millen Cyrus Positif Benzo, Narkotika Jenis Apakah Itu?

 

Sumber : Instagram Millen Cyrus


Selebgram cantik Millen Cyrus diberitakan kembali tertangkap polisi lantaran kasus penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan hasil tes urin, Millen disebut positif mengonsumsi benzo.


Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Millen di sebuah kafe di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu dinihari. Berdasarkan hasil tes urin, keponakan Ashanty itu dinyatakan positif benzo.


“Kami memeriksa seorang selebgram berinisial MC dan temannya. Dari hasil tes urine dan usap antigen, mereka positif benzo,” ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa.

Selain Millen, sejumlah selebriti lain pernah terjerat kasus penyalahgunaan narkotika jenis benzo. Di antaranya Lucinta Luna dan Roy Kiyoshi. Lalu, apa itu benzo?


Melansir laman Medical News Today, benzo atau benzodiazepin merupakan kelas obat psikoaktif yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi, termasuk kecemasan dan insomnia. benzodiazepin memiliki manfaat yang dapat membantu mengurangi kecemasan dan kejang, mengendurkan otot, dan merangsang kantuk untuk tidur.


Benzodiazepin efektif mengobati pelbagai gangguan psikologis dan neurologis. Mulai dari insomnia, gangguan kecemasan, kejang, serangan panik, dan kecanduan alkohol. Beberapa efek samping penggunaan benzodiazepine yakni mengantuk, kebingungan, pusing, gemetar, gangguan koordinasi, gangguan pengelihatan, pening, depresi, sampai sakit kepala.


Konsumsi jangka panjang benzodiazepin juga dapat menyebabkan ketergantungan fisik. Ketergantungan itu dapat dimulai setelah menggunakan obat tersebut selama satu bulan pada dosis tertentu. Pasalnya, cara kerja benzo ini meningkatkan aktivitas zat kimia dalam tubuh yang disebut neurotransmitter gamma-aminobutyric acid (GABA) atau asam gamma-aminobutirat. Artinya, benzo mempengaruhi saraf pusat agar menghasilkan efek rasa tenang, hipnotik (menginduksi tidur), ansiolitik (antikecemasan), antikonvulsan, dan sifat relaksan otot.

Gejala kecanduan benzodiazepin ditandai dengan sulit tidur, perasaan depresi, dan berkeringat. Kecanduan obat terlarang ini juga dapat menyebabkan overdosis, depresi pada sistem saraf pusat, gangguan keseimbangan dan kontrol gerakan, serta bisa membuat pengguna bicara cadel.


Selain itu, peneliti dari Prancis dan Kanada menemukan, adanya hubungan antara penggunaan benzodiazepine dengan peningkatan risiko penyakit alzheimer. Dalam penelitian itu ditemukan bahwa semakin besar dosis kumulatif benzodiazepin seseorang, semakin tinggi risikonya terserang alzheimer.


Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq




Previous Post
Next Post

0 komentar: