Selasa, 16 Maret 2021

Tingkatkan Perusahaan Lewat Data Digital

 Transformasi industri 4.0 dinilai dapat membantu sektor manufaktur dalam menjawab tantangan yang timbul dari pandemi COVID-19 dengan menyesuaikan dan menerapkan protokol kesehatan, mengoptimalkan dan meningkatkan manajemen proses, dan sumber daya manusia melalui sarana digital.


Semakin banyak perusahaan manufaktur telah menerapkan atau mengimplementasikan sejumlah teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), internet of everything (internet of things / IoT), big data (big data), dan analitik untuk mendorong pertumbuhan dan profitabilitas.


Dengan percepatan digitalisasi dan penyebaran IoT di industri manufaktur, aspek keselamatan, efisiensi pemeliharaan, dan kualitas produk dapat divisualisasikan dan dianalisis berdasarkan data yang dikumpulkan oleh sejumlah besar sensor yang dipasang di berbagai fasilitas dan lokasi pabrik.


“Kami percaya bahwa peningkatan penggunaan berbagai jenis data digital akan menciptakan solusi baru yang lebih bernilai. Kami melihat perusahaan yang dapat memanfaatkan data digital untuk memberikan nilai lebih akan tampil menonjol di era baru ini,” ujar Operation Director NEC Indonesia, Edi Rachmadi, Senin, 15 Maret 2021.


Ia melanjutkan, pengoperasian sektor manufaktur sangat kompleks karena melibatkan interaksi manusia dan mesin. Produsen di Indonesia harus berinvestasi dalam transformasi digital dan mengoptimalkan prosesnya agar dapat melanjutkan perkembangannya selama dan ketika pandemi COVID-19 berakhir.


Dengan menggunakan AI di bidang manufaktur, produsen memperoleh kemampuan untuk membuat keputusan penting berdasarkan data waktu nyata dan meningkatkan proses produksinya.


“Pengendalian kualitas dan produktivitas secara keseluruhan juga akan meningkat secara signifikan sebagai hasilnya. Di sini, kami ingin membantu sektor manufaktur Indonesia sukses dan meningkatkan reputasinya sebagai hub manufaktur,” jelas Edi.


Sebagai informasi, Indonesia telah menetapkan 10 prioritas nasional menuju Indonesia 4.0 untuk sektor manufaktur. Kesepuluh prioritas tersebut adalah perbaikan arus material, penataan ulang kawasan industri, mengakomodasi standar keberlanjutan, dan pemberdayaan UMKM.


Selanjutnya membangun infrastruktur digital nasional, menarik investasi asing, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membentuk ekosistem inovasi, serta menerapkan insentif investasi teknologi dan harmonisasi kebijakan.

Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq

Previous Post
Next Post

0 komentar: