Ilustrasi, sumber foto: iNews.id/Arif Wahyu Efendi
Diamond QQ - Hal-hal yang menjadi perhatian saat berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Bogor. Diketahui dua siswa sekolah menengah atas (SMA) terpapar COVID-19.
Hal ini membuat PTM batal dan pembelajaran online kembali dilakukan di rumah. Kepala Seksi Pengawasan kantor cabang dinas (KCD) wilayah 1 Jabar mengaku masih memantau sekolah lain.
Dua siswa di Kabupaten Bogor terpapar COVID-19
Kepala Seksi Pengawasan kantor cabang dinas (KCD) wilayah 1 Jawa Barat mencatat, terdapat dua kasus siswa SMA saat tatap muka yang berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 11 Maret hingga 10 April 2021.
“Secara alur sudah ditempuh oleh kami pihak KCD, dan ternyata sudah ada 32 SMA dan 32 SMK yang melakukan PTM berjalan, sampai hari besok dilakukan evaluasi oleh Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor,” ucap Kasi Pengawasan KCD Wilayah 1 Jawa Barat, Ridwan Mujani saat dihubungi, Rabu, 7 April 2021.
Bahkan, kata Ridwan, pihaknya saat ini sedang melakukan monitoring dan evaluasi, dan belum mengetahui laporan pasti dari tim, untuk dilaporkan ke Satgas Provinsi dan Kabupaten Bogor.
“Kalau kami di sini sudah sesuai prokes dilakukan, dan itu sudah bergerak sesuai aturan dan ketika ada yang terpapar langsung menghubungi Dinkes dan satgas kecamatan. Karena besok hasil finalisasi selama satu bulan," katanya.
PTM dibatalkan, sekolah kembali daring
Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) terpapar COVID-19 membuat PTM kembali dilakukan secara daring. Faktanya, KCD masih memantau sekolah lain.
“Iya memang benar ada yang terpapar dengan status awalnya tanpa gejala, tapi sekarang sudah dilakukan isolasi mandiri,” kata Ridwan.
Ridwan menjelaskan, saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pihak sekolah. Karena untuk sementara pembelajaran ulang dilakukan secara online.
“Kalau kasusnya seminggu yang lalu, dan si anak terpapar di luar sekolah. Begitu mendengar laporan langsung kita sterilisasi ke murid lain untuk mencegah penyebarannya,” jelasnya.
Sebanyak 64 sekolah PTM
Padahal, saat ini KCD masih melakukan pendataan karena saat ini belum semua SMA dan SMK menyelenggarakan PTM.
“Total hanya ada 64 sekolah, SMA 32 dan SMK 32 dari jumlah sekolah tingkat atas ada 80 sekolah,” kata Ridwan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Atis Tardiana mengaku pihaknya belum menerima laporan kasus COVID-19 dari sekolah tingkat SD maupun MTs.
“Alhamdulillah untuk SD sampai MTs belum ada, dan kalau terjadi artinya PTM harus dibatalkan kembali dan semua murid belajar daring lagi,” kata Atis.
Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq


0 komentar: