Jumat, 02 April 2021

pembahasan RUU Penyiaran yang disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan TV digital

 

Diamond QQ - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan pembahasan RUU Penyiaran yang disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan TV digital akan mulai dibahas pada Juli 2021.


Setelah membahasnya dalam dua periode, ia optimistis RUU Penyiaran kali ini bisa diselesaikan karena perpindahan dari TV analog ke TV digital dipastikan selesai pada 2 November 2022.


“Pembahasan dimulai lagi agar nanti bukan hanya teknologinya saja, atau penonton dan pelaku industri sudah siap, tapi juga regulasi yang mampu memberikan aturan yang baik dan berkeadilan, karena ini industri sehingga harus memberikan ruang yang adil. untuk semua pihak, ”kata Meutya dalam webinar bertajuk" Seluk Beluk Penyiaran di Indonesia ", Kamis.


Meski harus mengulang pembahasan dari awal, pembahasan RUU Penyiaran dengan status Analog Switch Off (ASO) yang jelas seharusnya mempermudah proses peninjauan draf regulasi.


Selain itu, setengah dari konstituen Komisi I DPR RI masih berasal dari periode sebelumnya sehingga tentunya ada catatan yang kurang dari pembahasan sebelumnya.


Perwakilan dari unsur masyarakat, unsur industri, pakar, hingga berbagai asosiasi penyiaran tentu akan dipanggil untuk memberikan saran atau masukan bagi RUU Penyiaran.


Ia juga berharap dalam pembahasan periode ketiga ini, DPR bisa fokus pada substansi aturan yang mengatur konten, hingga peran lembaga pengawas seperti Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan pelaku industri pertelevisian, baik yang menyediakan layanan publik maupun swasta. jasa.


“Kemarin apa masalahnya dengan digitalisasi atau ASO, sekarang sudah ada di UU Cipta Kerja. Semoga RUU Penyiaran tidak lagi fokus pada digitalisasi tapi sudah membahas ranah konten siaran yang bagus, apa yang harus diatur oleh KPI dan awasi, "kata Meutya.

Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq

Previous Post
Next Post

0 komentar: