Jumat, 23 Juli 2021

Data Lengkap Kasus COVID-19 DKI Jakarta


Ilustrasi, sumber foto: TEMPO/Hilman Fathurrahman W


Diamond QQ - Kasus COVID-19 di wilayah DKI Jakarta meningkat signifikan pada hari ini, Kamis (10/6/2021). Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melakukan tes PCR terhadap 15.775 spesimen hari ini.


Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatatkan hasil 2.096 kasus positif dan 10.208 kasus negatif dari spesimen hari ini.


Sebanyak 51 persen atau 1.070 kasus positif diantaranya merupakan hasil tracing Puskesmas yang mayoritas dilakukan di RT Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, sedangkan 1.026 kasus positif ditemukan di fasilitas kesehatan. .


“Kami terus memasifkan 3T (testing, tracing, dan treatment), tapi kita bisa lihat di sini bahwa kenaikan kasus memang terjadi pasca-libur Lebaran. Dari identifikasi klaster mudik sejak 21 Mei hingga 10 Juni 2021, terdapat 2.008 kasus positif dari 988 keluarga,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Kamis (10/6/2021).


“Untuk itu, kami menghimbau warga meningkatkan kewaspadaan, jangan melonggarkan protokol kesehatan, karena penularan masih terus terjadi,” ujarnya.


Sebaran kasus COVID-19 di DKI Jakarta


Dilaporkan dari 2.096 kasus positif di DKI Jakarta, kasus tertinggi berada di wilayah Jakarta Timur (637 kasus). Sebaran kasus lainnya di wilayah Jakarta meliputi Jakarta Selatan (499 kasus), Jakarta Barat (422 kasus), Jakarta Pusat (331 kasus), Jakarta Utara (205 kasus), dan Kepulauan Seribu (2 kasus).


Menurut Dwi, sebanyak 760 kasus merupakan orang tanpa gejala (36 persen). Sementara itu, 1.336 kasus merupakan pasien bergejala (64 persen), dengan 232 di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit.


“Jika dilihat penambahan kasusnya merata, terjadi di 43 kecamatan di DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu Utara. Lima kecamatan penyumbang kasus terbanyak adalah Cengkareng 109 kasus, Cipayung 80 kasus, Jagakarsa 80 kasus, Duren Sawit 71 kasus, dan Kebon Jeruk 68 kasus," katanya.


Kasus aktif meningkat, namun angka kesembuhan mencapai 95,4 persen


Dalam PPKM Mikro 7 – 13 Juni 2021, terdapat tiga RT di zona merah dan 23 RT di zona oranye yang dilakukan tracing secara masif.


Sebaran RT PPKM Mikro terjadi di klaster-klaster masyarakat, antara lain di wilayah Cipayung, Cengkareng, Cilincing, Ciracas, Pasar Minggu, Kemayoran, dan Pulogadung.


Kasus aktif di Jakarta hari ini bertambah 970 kasus, sehingga saat ini ada 12.820 kasus aktif di DKI Jakarta (orang yang masih dirawat/diisolasi). Total kasus terkonfirmasi di Jakarta hingga saat ini sebanyak 440.554 kasus.


Dari total kasus positif, sebanyak 420.211 orang dinyatakan sembuh dengan angka kesembuhan 95,4 persen, dan total 7.523 orang meninggal dengan angka kematian 1,7 persen. Sedangkan angka kematian Indonesia adalah 2,8 persen.


Tingkat positif tinggi, proses vaksinasi di DKI Jakarta masih berjalan


Tingkat kepositifan kasus positif dalam seminggu terakhir di Jakarta adalah 12,4 persen. Di sisi lain, persentase kasus positif secara total adalah 10,8 persen. Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.


Sementara itu, proses vaksinasi masih berlangsung di DKI Jakarta. Jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (petugas kesehatan, lansia, dan pegawai negeri) sebanyak 3.000.689 orang.


Pada program vaksinasi, saat ini total dosis 1 sebanyak 2.728.441 orang (91 persen) dan total dosis atau fase 2 kini mencapai 1.845.698 orang (62 persen). Sedangkan untuk Vaksin Gotong Royong dosis atau stadium 1, total di Jakarta saat ini 35.613 orang.


Untuk tenaga kesehatan, vaksinasi telah dilakukan kepada 135.728 orang (121 persen dari target). Sedangkan pada kelompok lanjut usia, vaksinasi telah dilakukan terhadap 593.442 orang (65,1 persen dari target). Pada kelompok pelayanan masyarakat, vaksinasi telah dilakukan kepada 1.999.271 orang (101 persen dari target).


Previous Post
Next Post

0 komentar: