Selasa, 14 September 2021

Weibo Blokir Sementara 21 Akun Klub Penggemar K-Pop

 

Park Jimin, personel BTS, sumber foto: nadagitar.net


Diamond QQ - Gelombang K-Pop telah menjadi salah satu bisnis hiburan yang telah mempengaruhi banyak negara dengan jutaan penggemar. China yang ketat sekalipun, tak luput dari gelombang tersebut.


Di China, raksasa media Weibo baru-baru ini memblokir sementara 21 akun klub penggemar K-Pop, termasuk akun penggemar BTS. Penggemar fan club masing-masing anggota grup seperti BLACKPINK juga tak luput dari aksi pemblokiran tersebut.


Akun fan club dianggap berperilaku tidak rasional

https://twitter.com/shanghaidaily/status/1435168038311981058?s=20


China, negara satu partai, dalam beberapa bulan terakhir telah melakukan langkah terobosan di segala bidang, baik itu dari industri teknologi, pendidikan, agama, budaya, dan industri hiburan.


Kontrol ketat dilakukan oleh pemerintah China, misalnya, anak-anak yang belum berusia 18 tahun tidak diperbolehkan bermain game online selama tiga jam seminggu. Selain itu, di televisi, pria feminin dengan gaya 'banci' juga dilarang tampil karena dianggap tidak patriotik.


Salah satu raksasa media sosial China, Weibo, baru-baru ini membuat keputusan untuk memblokir 21 akun fan club penggemar K-Pop. Menurut Yonhap, salah satu alasan larangan itu adalah karena "perilaku mengejar bintang yang tidak rasional."


Salah satu akun yang diblokir adalah akun penggemar salah satu anggota BTS bernama Park Jimin. Dia memiliki lebih dari 1,1 juta pengikut. Akun penggemar diblokir selama 60 hari ke depan.


Dugaan penggalangan dana ilegal

https://twitter.com/qz/status/1435243015069708289?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1435243210008301574%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es2_&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.idntimes.com%2Fnews%2Fworld%2Fpri-145%2Fakun-fan-club-kpop-diblokir-sementara-oleh-weibo-c1c2


Memblokir akun fans KPop lainnya yaitu EXO, Blackpink, NCT dan lain-lain. Akun klub penggemar anggota grup juga diblokir selama 30 hari ke depan. Khusus untuk akun fan club Park Jimin yang diblokir selama 60 hari, hal itu dilakukan karena dituduh melakukan penggalangan dana secara ilegal.


Dilansir Al Jazeera, penggalangan dana yang dimaksud adalah untuk merayakan ulang tahun Park Jimin yang ke-26 pada Oktober mendatang dengan proyek melukis foto sang idola di pesawat Jeju Air.


Akun fan club telah mengumpulkan dana sejak April untuk mempersiapkan hari jadi. Lebih dari 2 juta yuan (Rp 4,4 miliar) terkumpul hanya dalam waktu tiga menit.


Dalam satu jam pertama, uang yang terkumpul dari para penggemar yang ingin mendukung proyek perayaan ulang tahun idolanya terkumpul sebanyak 2,3 juta yuan atau Rp. 5 miliar. Pada Minggu (4/9/2021), Weibo menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa grup penggemar telah mengumpulkan dana secara ilegal.


Berencana untuk memasang iklan ulang tahun di surat kabar AS

https://twitter.com/APEntertainment/status/1434873287331491842?s=20


Akun penggemar Park Jimin, selain mengorganisir proyek untuk mengecat pesawat Jeju Air, bulan lalu mereka juga berencana memasang iklan di surat kabar AS untuk merayakan ulang tahun sang idola yang jatuh pada 13 Oktober.


Menurut Vice, surat kabar AS yang akan diiklankan adalah New York Times dan The Times. Rencana kalimat yang akan dibuat dalam iklan tersebut adalah "Kamu adalah satu-satunya harta yang kami miliki dalam hidup kami", dan "Cinta dari fans China dan JiminBarChina."


Salah satu penggemar dari Fujian mengatakan, "Saya ingin mereka melihat ARMY China," katanya. Kultus K-Pop telah menjadi kontroversial di Cina. Ini karena hubungan yang tegang antara Korea Selatan dan Cina.


China sendiri telah memperketat aturan, terutama di industri hiburan. Menurut ABC News, selebritas Tiongkok telah ditekan untuk menyelaraskan dengan nilai-nilai bersama pemerintah Tiongkok dengan Partai Komunisnya.


Aktris terkenal seperti Fan Bingbing dan Zheng Shuang telah didenda berat karena penghindaran pajak, dan aktris populer Zhao Wei namanya dihapus dari kredit film dan acara TV yang dibintanginya tanpa penjelasan.

Previous Post
Next Post

0 komentar: