Menjadi seorang pebisnis tentunya memiliki banyak tantangan, namun di era serba digital ini sudah ada banyak lagi tips dan trik agar Anda bisa sukses di e-commerce.
Co-Founder Alona & Dropshipaja.com, Rico Huang, membagikan lima kesalahan yang harus dihindari saat berbisnis dengan pengalamannya membangun bisnis di usia 25 tahun.
Pola pikirnya kurang tepat
Merasa tahu dan enggan menerima masukan dari orang lain adalah salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan pebisnis baru. Rico bahkan mengaku memiliki pola pikir ini saat memulai bisnisnya yang menyebabkan usahanya bangkrut. Akhirnya Rico mengubah cara pandangnya agar bisa menerima, menyerap, dan mempraktikkan semua ilmu dan saran konstruktif dari berbagai pihak.
“Kadang orang lain bisa melihat hal-hal penting yang mungkin kita lewatkan, padahal mungkin signifikan untuk pertumbuhan bisnis. Jadi kalau ada masukan positif dari orang lain, terutama sesama sales, kenapa tidak kita dengarkan? Terima masukan, malah konstruktif Kritik dari orang-orang, orang-orang terdekat, bisa membantu bisnisnya berkembang, "kata Rico dalam siaran resmi Lazada, tertulis Minggu.
Jangan bergabung dengan komunitas
Menurut Rico, banyak juga para pebisnis yang kurang meluangkan waktunya untuk bergabung dalam komunitas dan mencari jaringan. Ada yang terlalu sibuk mengurusi operasional bisnis atau merasa tertutup dan malu saat berinteraksi dengan orang baru.
Tentunya penjual semacam ini tidak memanfaatkan komunitas penjual secara maksimal, atau bahkan memilih untuk menempuh jalannya sendiri dan tidak bergabung dengan komunitas mana pun. Padahal, dengan bergaul di komunitas sesama penjual, tidak hanya ilmu yang bisa didapat, tapi juga bisa berjejaring bahkan peluang bisnis.
Saya yang termurah
Bagaimana kita bisa bersaing dengan pesaing: menjadi yang termurah atau berbeda? Perdebatan tidak akan pernah berakhir.
Menurut Rico, tidak masalah apakah bisnis kita yang termurah atau berbeda, selama kita bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing opsi tersebut.
Misalnya keuntungan menjadi yang paling murah adalah nilai dan omset yang tinggi serta biaya pemasaran yang rendah, namun nilai marginnya tipis sehingga hanya sebatas membangun sistem operasional yang baik.
Jika kita ingin tampil beda tentunya keunggulannya adalah kita memiliki produk yang unik dan berbeda dari kompetitor kita, dan mungkin juga menawarkan promo bundling yang banyak dilakukan dalam kampanye e-commerce yang menarik bagi konsumen.
Namun tentunya biaya pemasaran dan waktu riset produk lebih tinggi karena perlu membangun brand awareness terlebih dahulu. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing opsi agar kita dapat menentukan strategi bisnis yang sesuai dengan tujuan akhir.
Menyerah sebelum mencoba
Jika Anda belum menyerah, bagaimana kita bisa sukses? Rico juga menyebutkan ada langkah-langkah yang sering digunakan untuk mengevaluasi langkah bisnisnya yaitu Test (misalnya aktif beriklan di media sosial), Operate (beroperasi sesuai hasil iklan), Test (melakukan riset lagi dan merevisi kata kunci jika diperlukan) , Keluar (evaluasi dan pembelajaran. Hal baru).
Intinya, gagal sekali bukan berarti kiamat. Terus lakukan evaluasi bisnis hingga Anda dapat menemukan formula yang paling sesuai untuk bisnis Anda karena berjualan online harus serius - tidak sekedar memajang produk di e-commerce dan menunggu cuan datang.
Saya superman
Saat memulai bisnis, semuanya tetap dikerjakan sendiri, mulai dari pemasaran, administrasi, desain konten, foto produk, hingga pengemasan dan pengiriman barang. Namun, seorang pebisnis harus bisa mendelegasikan tugas agar bisa fokus memikirkan strategi pengembangan bisnis.
Menurut Rico, pebisnis yang baik tidak hanya bergantung pada dirinya sendiri, tetapi juga harus bisa mengandalkan anggota timnya agar usahanya bisa berjalan maksimal. Semakin besar usahanya, semakin banyak bantuan yang dibutuhkan pelaku usaha agar tidak terjerat dalam rutinitas operasional semata.
Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq


0 komentar: