Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA mengatakan mereka akan menerbangkan helikopter kecil pertama bernama Ingenuity di Mars pada awal April 2021. Helikopter kecil itu dibawa ke Planet Merah oleh rover Perseverance, yang melakukan pendaratan dramatis di Kawah Jezero sekitar sebulan. lalu.
Ingenuity adalah pesawat rotor ganda seberat 1,8 kilogram yang akan mencoba serangkaian lompatan pendek di udara Mars yang dimurnikan. Jika berhasil, itu akan mewakili sesuatu dari "momen Wright Bersaudara," menurut NASA.
Pernyataan NASA ini, seperti dikutip dari situs BBC, Kamis 25 Maret 2021, tentu saja merujuk pada Orville dan Wilbur Wright, yang pada 1903 melakukan penerbangan pesawat bertenaga lebih berat dari udara pertama yang bersejarah di Bumi.
Untuk menandai tautan tersebut, NASA mengungkapkan bahwa sepotong kain seukuran perangko dari sayap pesawat Wright bersaudara telah ditempel di IngenuitY. Saat ini, helikopter masih menempel di perut Perseverance. Penutup pelindung telah dilepas selama akhir pekan dan dalam beberapa hari mendatang pesawat akan diturunkan ke tanah.
Para teknisi telah mengidentifikasi area seluas 10 mx 10 m di Kawah Jezero yang mereka sebut "lapangan terbang". Area itu berada di salah satu ujung "zona terbang" sepanjang 90 meter di mana mungkin lima serangan mendadak akan dilakukan.
Penjelajah ketekunan akan berusaha keras untuk merekam semua yang ada di kamera. "Kami akan melakukan yang terbaik untuk menangkap semua hal yang Ingenuity dalam penerbangan. Kami akan mengambil gambar, kami berharap dapat merekam video," kata Insinyur NASA Farah Alibay.
Ini akan menjadi tantangan bagi rover dan helikopter untuk berfungsi secara independen dan membawa jam terpisah. Perangkat pengatur waktu perlu disinkronkan agar fotografi dapat menangkap aksi. Kecerdikan dirancang untuk menjadi super ringan.
Ini dilakukan agar Ingenuity dapat mencapai daya angkat di atmosfer tipis di Mars. Helikopter NASA ini terbuat dari empat bilah serat karbon yang dibuat khusus, disusun menjadi dua rotor sepanjang 1 meter yang berputar berlawanan arah dengan kecepatan sekitar 2.400 putaran per menit.
Kecepatan ini berkali-kali lebih cepat dari baling-baling yang digunakan oleh helikopter penumpang di Bumi. Insinyur NASA merencanakan penerbangan pertama menjadi penerbangan sederhana di mana helikopter naik sekitar 3 meter di atas tanah, melayang dan berputar selama sekitar 30 detik, sebelum turun lagi.
"Jika semua berjalan lancar, penerbangan berikutnya akan menjadi lebih kompleks. Saat ini, yang kami rencanakan adalah tiga penerbangan pertama untuk mendemonstrasikan kemampuan dasar - melayang dan melintasi, menempuh jarak yang lebih jauh di zona penerbangan dan kembali," katanya. kata.
Sementara itu, Chief Pilot Ingenuity, Havard Grip, mengakui jika semuanya berjalan dengan baik, maka NASA akan berusaha mengembangkan semua kemampuannya. “Tapi kami belum merencanakannya secara detail. Kami juga tidak mau berspekulasi,” ucapnya.
NASA telah menyetujui misi yang disebut Dragonfly yang akan menggunakan helikopter robotik untuk terbang di atas permukaan Bulan Saturnus, Titan, pada tahun 2030. Uni Soviet adalah negara pertama yang menerbangkan kendaraan udara dunia lain dengan Balon Vega di atmosfer Planet Venus. pada tahun 1980.
Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq


0 komentar: